Rabu, 13 November 2013

Cerita Pendek

Suatu hari seorang gadis tengah berdiri di halte untuk menunggu angkutan umum lewat. Selagi menunggu, lewatlah seorang lelaki di hadapannya dan kemudian berdiri di samping gadis itu. Karena hari sudah sangat sore, jadi tidak banyak orang yang berlalu lalang disekitar mereka. Bahkan hanya ada mereka berdua di halte tersebut.

"Mmmm, permisi." Gadis tadi menoleh menghadap si lelaki. Gadis itu menatap lelaki tadi dengan pandangan bertanya.
Lelaki itu membuka mulutnya seperti ingin berbicara tetapi kemudian menutupnya kembali. Mereka hanya diam dan saling menatap menunggu untuk berbicara.

Lalu lelaki itu berkata, "ke Amplas naik angkot berapa ya?"
Gadis itu menghela nafas mendengar pertanyaan lelaki di hadapannya. Dia sampai tidak sadar bahwa sedari tadi dia menahan nafas.

Gadis itupun menjawab, "naik angkot 48 warna biru." Lelaki tiu tersenyum ramah "terima kasih ya,"

"ya" jawab gadis itu sedatar mungkin.


_END_

Kamis, 07 November 2013

Cinta Dalam Hati

Ngomongin masalah cinta dalam hati, tadi Aku nggak sengaja dengar lagunya 'Ungu' dan langsung teringat sama doi. Dan liriknya itu ngena banget ya ke hati. Langsung deh Jleb, Galau, dan semacamnya. Nah, ini dia lirik lagunya,,,

Cinta Dalam Hati-Ungu

mungkin ini memang jalan takdirku
mengagumi tanpa dicintai
tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia
dalam hidupmu, dalam hidupmu

telah lama kupendam perasaan itu
menunggu hatimu menyambut diriku
tak mengapa bagiku cintaimu pun adalah
bahagia untukku, bahagia untukku

ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimu
meski ku tunggu hingga ujung waktuku
dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya
dan izinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejap saja

Tanpa Kamu sadari, kelakuanmu, cara menolong orang, caramu membuat orang kesal dan caramu berbicara mirip dengan tokoh utama-Caraka-dalam novel 'Let Go' karya Windhy Puspita memmbuatku jatuh hati padamu.

Untuk kamu yang disana, Aku berharap semoga Aku hadir di mimpimu malam ini. Dan ketika Aku tlah berada disana, Kamu akan mendengar nyanyian hatiku dan Kamu akan tahu seberapa besar Aku menyayangimu. 


Sabtu, 02 November 2013

Rasa Ini


Tatapanmu teduh, membuatku nyaman
Mendengar suaramu membuatku tersenyum
Berdialog denganmu, membuatku salah tingkah
Dan melihatmu menatapnya membuatku sesak
Kau membuatku tak seperti diriku
Aku kesulitan setiap ingin memulai percakapan
Kata yang tersusun rapi, hilang melebur
Lidahku kelu, hanya dengan melihat tatapanmu
Tanpa kusadari, Aku menyukai semua hal pada dirimu
Tapi, Aku tak berani mengatakan
Apa yang kurasa biarlah hanya Aku yang tahu
Aku akan menyimpannya dengan rapi di dasar hatiku
Agar tak ada yang bisa menemukannya
Sampai kau sendiri yang memutuskan
Akan mencari tahu atau pergi untuk selamanya

Curhat


Curahan Hati dari manusia yang tengah mengalami depresi stadium akut.


Suatu hari, disaat saya sedang melamun, sebuah imajinasi singgah di otak saya. Kemudian saya terus memikirkannya sampai saya ingin menuangkannya ke sebuah cerita indah. Tapi, kemudian datanglah kata bingung yang melanda jiwa saya. Si bingung membuat saya tidak tahu arah dan tujuan. Saya tidak tau akan menuangkan imajinasi yang singgah ke otak saya kemana.
Lalu, saya berpikir dan kemudian bertapa untuk mendapatkan media yang bisa menjadi tempat bernaung bagi imajinasi tersebut.
Setelah masa penantian yang cukup lama, saya mendapatkan anugrah. Seseorang yang baik hati memberikan saya media tersebut. Lalu saya kembali dari pertapaan dengan senyum merekah dan membawa kabar gembira. Setelah sampai, saya tidak menemukan imajinasi. Saya tidak tahu dia kemana. Dia menghilang begitu saja tanpa kabar.
Mungkin dia lelah menunggu saya. Tapi, saya disini tidak akan lelah untuk menunggunya. Untuk imajinasi yang pernah singgah di otak saya, datanglah kapanpun kau mau. I Will Be Waiting You. Always and Forever. Because, I nedd you so much.